Rabu, 19 November 2014

Cerita Anak Asrama

Cerita ini berdasarkan fakta yang kualami.  Ketika pertama kalinya saya menginjak kaki di sekolah asrama. Dimulai pada saat saya menyelesaikan liburan 2 bulan yang cukup memuaskan. dan sesampaiku di sekolah asrama tersebut,hal pertama yang kurasakan adalah kagum,bangga,dan merasa tertantang. Kemudian anda pasti akan mengucapkan selamat tinggal pada dunia luar untuk jangka waktu yang cukup lama. Hari tersebut kurasakan dengan kesedihan seperti di sinetron-sinetron, ketika kita berpisah dengan orang tua kita demi melanjutkan sekolah. Dan ketika hari tersebut kemudian telah berlalu tanpa adanya orang tua / wali disekitar kita.

Namun terdapat “House” yang berfungsi sebagai wadah murid dalam membantu murid untuk bertambah aktif,memiliki sistem kekeluargaan,dan diberlakukan untuk menampung siswa menurut sifat mereka masing-masing .Ya, sekolah yang menganut sistem houses yang direncanakan untuk menambahkan rasa kebersamaan lebih,agar murid dapat mencurahkan segala isi hatinya tanpa rasa ragu. House tersebut dibuat selayaknya keluarga besar dari kami dan kami juga memiliki house advisor sebagai layaknya ibu kami dan ayah kami.

Di sekolah yang saya tempati juga mempunyai larangan yang kami sebut “Forbidden”. Forbidden terbagi bagi atas makanan (beserta minuman), dan hal yang dilarang untuk digunakan. Makanan yang dilarang itu berupa makanan yang mengandung MSG (Monosodium Glutamat), kenapa? zat ini berbahaya bagi tubuh karena dapat menimbulkan resiko kanker. Makanan yang terlalu pedas juga dilarang, namun aturan ini aneh dikarenakan ketika ada makan malam yang mencantumkan sambal terasi, murid-murid dapat mengambil sambal tersebut tanpa ad batasan. Bahkan ad anak yang mengambil sambal hingga nasinya merah pekat, *saya juga mengambil (say no to munafik). Terdapat larangan minuman pada soda, semua pasti mengerti kenapa soda dilarang. Baik selanjutnya ada kafein, karena kafein dapat meningkatkan resiko anak bergadang (menggelikan sekali bukan??).
Pada hari setelahnya saya merasakan kebosanan yang teramat sangat dikarenakan tidak ada yang dapat dikerjakan sehari hari. Pada saat ini Kalian pasti akan homesick, untuk menghapus rasa ini saya sarankan untuk bergaul dengan yang lainnya. Dikarenakan ini sangat susah dihilangkan. Curhatlah semaumu dengan teman dan orang tua,carilah juga kerjaan yang dapat membuatmu tersibuk beberapa saat.
^_^
Kemudian dilanjutkan pada hari MOS (Masa Orientasi Siswa). Kalian pasti menganggap MOS akan berupa dikerjai oleh para senior dan sebagainya. Namun disini kami melaksanakan MOS layaknya kita diberikan tur di sekolah untuk hal semacam Academics, sekitar sekolah, dan para guru-guru juga dikenalkan pada kami. Bahkan murid baru diberikan fasilitas berupa pemeriksaan medis. Anggota medis yang cakap memeriksa kami satu per satu. Namun kami masih belum resmi menjadi murid sekolah. Ad beberapa ritual yang harus kami laksanakan terlebih dahulu yaitu ritual penanaman fisi dan misi. Ada juga ritual Inauguration yang dihadiri oleh orang tua murid. Nah, disini kita bakal nangis lagi nih teman… setelah sesi ini kami secara pasti akan berpisah dengan orang tua. Tapi saya tidak homesick lagi, soalnya kesibukan menanti setelah kita masuk ke sesi belajar. Jadi semangatlah..!!

Disekolah saya sudah menerapkan kurikulum 2013, dan juga ad tambahan kurikuum berupa kurikulum Internasional berupa Cambridge yang dikhususkan untuk anak yang ingin melanjutkan sekolah di dunia perkuliahan di luar negeri. Bisa dibayangkan sekolah diluar negeri semua menggunakan Bahasa Inggris. Bahkan kalau sekolah yang kalian inginkan menggunakan kurikulum Cambridge kalian akan lebih mengenal Bahasa ilmiah dalam Bahasa inggris.

Disekolah.. kami juga diperkenankan untuk melakukan community service. Yaitu, kegiatan diluar sekolah yang digunakan untuk membantu orang disekitar kita. Bias berupa melaksanakan kerja bakti, kunjungan ke sekolah lain, dll. Kunjungan ini harus dilakukan setidaknya 20 jam dalam 1 tahun pengajaran disekolah.
kami juga diperbolehkan untuk melakukan kegiatan bisnis di sekolah. Saya uga termasuk salah satu orang yang melaksanakan hal tesebut. Dan bisnis tersebut dapat dibuka Karena telah disetujui oleh sekolah dan mendapatkan hasil tersebut juga untuk pribadi dan fasilitas layaknya tanah diberikan oleh sekolah.

Inilah cerita ulang yang saya curahkan saat bersekolah di Asrama. Kiranya kalian juga mendapat informasi yang berguna dari cerita yang saya berikan kepada kalian. Terima kasih karena telah membaca cerita singkat ini, sampai jumpa.